MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Direktur PDAM Muara teweh, Agus Surjanto mengatakan dalam pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM di Kelurahan Jingan Kecamatan Teweh Baru akan dilakukan secara bertahap.

Pembangunan akan dilaksanakan secara bertahap. Untuk 100 liter per detik, misalnya nanti dibangun 50 liter perdetik untuk tahap pertama.

“Mungkin nanti kantor PDAM dan perumahan karyawan PDAM akan pindah ke daerah Kelurahan Jingah ini,” katanya, Rabu 4 Maret 2020.

Untuk kapasitas 50 liter per detik ini jalan untuk 24 jam. Untuk lahan Pemerintah Daerah saat ini tidak ada lagi permasalahannya.

“Untuk kapasitas Water Treatment Plant (WTP) ini masih diproses Dinas PUPR dan Dinas PRKPP,” katanya.

--page

Agus menjelaskan IPA PDAM yang akan dibangun ini nantinya diutamakan untuk Kelurahan Jingah dan Kelurahan Jambu dan nanti interkoneksi dengan Desa Hajak ke bandara baru.

“Pipanya kan sudah ada untuk ke bandara baru dan saat ini sudah jalan (mengalir). Terus interkoneksi ke Muara Teweh. Karena pipa PDAM sebesar 6 in sudah ada di dekat jembatan KH Hasan Basri, jadi nantinya interkoneksi semuanya. Ini untuk mendukung perkantoran Pemda yang akan datang. Kita siapkan dulu sarana air bersih. Untuk pembangunannya dimulai pada tahun 2021 yang di mulai SDA,” ucapnya.

“Pada hari ini kita melakukan kegiatan inventarisasi sebagai tindak lanjut permohonan dari PDAM. Dimana PDAM menghendaki tanah (lahan) untuk pengolahan air bersih ini seluas 2 hektar. Untuk itu kami mohon dukungannya kepada semua pihan untuk pembangunan IPA PDAM ini agar bisa berjalan lancar,” tambah Kosasih dari Dinas PRKPP Barito Utara. (RAMADHANI/B-6)