BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Perhubungan Kotawaringin Barat (Kobar) secara rutin melakukan pengecekan Apil (alat pemberian isyarat lalu lintas) atau traffic light sebagai langkah antisipasi eror sitem.
Teknisi Traffic Light Dishub Kobar, Muhammad Budi menyampaikan akibat eror dari traffic light ini bisa menyebabkan kecelakaan, sehingga Dishub Kobar melakukan langkah antisipasi akan terjadinya kerusakan, dengan selalu melakukan pengecekan setiap komponen yang terdapat di traffic light.
"Kerusakan beberapa traffic light biasanya penyebabanya adalah procesor atau otak dari traffic light itu sendiri, karena bila procesornya rusak maka traffic light tidak akan berfungsi, dan dapat menyebabkan kecalakaan," ujarnya, Kamis, 5 Maret 2020.
Pihaknya telah melakukan pengecekan traffic light yang terletak di simpang SMPN 1 Arsel, lantaran terjadi sedikt masalah, setelah dilakukan pengecekan ternyata tegangannya rendah sehingga menyebabkan eror.
Kerusakan traffic light sangat mengganggu kelancaran lalu lintas dan traffic light yang tidak berfungsi juga dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
--page
“Kepada seluruh masyarakat ketika melihat atau mengetahui traffic light ada yang mati atau eror agar segera melaporkan ke Dishub agar segera dilakukan perbaikan," pungkasnya. (DANANG/B-6)








