TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Sawah yang sudah ditanami padi di Desa Runggu Raya, Kecamatan Paku terendam banijr akibat luapan Sungai Tangkilang dan Sungai Paku.

Terkait itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Barito Timur Riza Rahmadi bersama Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Paku, Asbel Serep dan penyuluh pertanian turun ke lokasi untuk meninjau sawah tersebut, Jumat, 6 Maret 2020.

Pantauan di lokasi, banjir cukup tinggi merendam sawah hingga tanaman pagi tidak terlihat.

"Pasca banjir ini kita akan lihat, jika ada gejolak hama maka segera kita akan membantu petani dengan herbisida," kata Riza di Tunggu Raya.

Menurutnya, beberapa kelompok tani yang melaporkan serangan hama akibat curah hujan tinggi akhir-akhir ini sudah mendapat bantuan herbisida dari Dinas Pertanian.

--page

Selain itu, Riza menjelaskan semua petani padi yang tergabung dalam kelompok tani sudah diikutkan asuransi sebagai pengaman bagi mereka jika gagal panen.

"Kita akan monitor kondisi air dan tanaman padi pasca banjir, kalau memang tidak bisa dilanjutkan atau gagal panen, akan kita upayakan untuk klaim asuransinya," pungkas Riza. (BOLE MALO/B-11)