BORNEONEWS, Sampit - Polres Kotawaringin Timur (Kotim) sudah memetakan sejumlah kerawanan yang bisa saja muncul pada tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2020.
"Dengan semaksimal mungkin, kami akan memberikan pengamanan agar kerawanan tersebut tidak muncul dan mengganggu jalannya Pilkades," ujar Kapolres Kotim, AKBP Mohammad Rommel, Jumat, 6 Maret 2020.
Pihaknya sudah memetakan desa mana saja yang rawan berdasarkan penyelidikan. Sehingga dapat diketahui kerawanan-kerawanan apa saja yang harus diantisipasi.
Pihaknya juga telah menerjunkan 157 personel untuk pengamanan di 121 TPS. Hal itu dilakukan, agar bisa msndeteksi sedini mungkin kerawanan yang mungkin terjadi.
"Yang pasti diharapkan tidak ada hal-hal yang muncul dan bisa mengganggu situasi kamtibmas di daerah ini," harap Rommel.
--page
Rommel juga mengimbau kepada seluruh para calon kades yang akan bertarung, agar selalu mengedepankan keamanan dan ketertiban desa mereka.
"Jangan sampai hanya karena ingin menang, malah menciptakan provokasi antar warga. Yang paling penting, yakni upaya bersama menciptakan kondusivitas," tegas dia. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








