SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur, Pardamean Gultom meminta agar hasil reses DPRD Kotim disinkronisasi dengan kegiatan Musrenbang dan rancangan program jangka menengah daerah (RPJMD) Kotim. 

"Sehingga apa yang jadi aspirasi masyarakat semuanya bisa terakomodir," katanya, Minggu, 8 Maret 2020.

Menurutnya hasil reses itu pada prinsipnya penjaringan aspirasi dari arus bawah melalui program  di DPRD. Sehingga mereka berharap hasil reses DPRD jangan hanya sekadar agenda rutin namun harus jadi acuan dalam penyusunan progran pembangunan kedepannya.


Dia mengakui hasil reses di DPRD memang banyak, bukan berarti semuanya mesti teralisasi tetapi paling tidak setiap tahun berdasarkan skala prioritas jadi bahan dan dilaksanakan pemerintah kabupaten.

Mereka meminta program reses itu sama halnya dengan program melalui musrenbang  yang  bisa diakomodir sesuai dan selaras dengan RPJMD.

--page


Gultom mengakui untuk merealisasi itu perlu dana besar. Namun bukan berarti alasan anggaran terbatas selalu jadi alasan tahunan.


Berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kotim, total usulan pembangunan yang disampaikan untuk 2020 sebanyak 594 program dan disampaikan untuk 2021 sebanyak 594 program dan 2.156 kegiatan. Total anggaran yang diperlukan Rp 8.292.017.384.337. (NACO/B-5)