SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), diingatkan agar tidak berselingkuh. Sebab, hal tersebut bisa merusak rumah tangga. 

"Saya harap, seluruh ASN di Kotim tidak melakukan perselingkuhan. Karena hal itu akan merusak kehidupan rumah tangga," ujar Bupati Kotim Supian Hadi, Selasa, 10 Maret 2020. 

Imbauan tersebut sebagai peringatan atau mengingatkan mereka. Ini karena dirinya tidak ingin bernasip sama dengannya. Hal itu akan berdampak besar terhadap tumbuh kembang anak. 

"Yang jadi korban adalah anak, makanya lebih baik jauhi perselingkuhan," kata Supian. 

Dirinya juga mengingatkan bahwa perselingkuhan juga bisa berdampak pekerjaan. Bahkan bisa berdampak pada pemecatan, jika pasangan sah tidak terima dengan perbuatan pasangannya yang berselingkuh. 

--page

"Makanya saya ingatkan jauhi perselingkuhan. Karena banyak ruginya dari pada untungnya," terang Supian. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)