SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Bupati Sukamara, Windu Subagio mengharapkan pemerintah desa bisa berkoordinasi dengan semua perangkat daerah dalam masalah penyusunan anggaran.

"Dana desa dari APBN dan sumber lain yang mengalir ke desa sangatlah besar," kata Windu Subagio pada Rakor Pembangunan Desa, Rabu, 11 Maret 2020.

Menurut Wundu, dalam penyusunan anggaran, dibutuhkannya kemampuan manajerial yang memadai bagi kepala desa dan aparatur pemerintahan desa.

"Sehingga kita berharap desa bisa berkoordinasi dan bekerja sama kepada semua perangkat daerah," tuturnya.

"Ini dimaksudkan agar dapat meminimalisir kendala yang ada di desa, khususnya dalam rangka penyusunan anggaran pendapatan dan belanja desa tahun 2020," ujar Windu.

--page

Bupati berharap, dengan adanya koordinasi yang baik antara pemerintah desa dengan stakeholder terkait, proses penyusunan anggaran dapat berjalan dengan lancar sesuai tahapan yang berlaku.

Windu menambahkan, bahwa tahun anggaran 2020, dana desa tidak lagi melalui Rekening Kas Umum Daerah (RKUD). Akan tetapi langsung dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Desa (RKD).

"Oleh karena itu, semua pihak yang terkait diharapkan dapat membantu proses penyaluran dan pencairan dana desa," harap Windu Subagio. (NORHASANAH/B-7)