TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Perusahaan tambang PT Maslapita mengakui telah melakukan pertambangan di tengah perkebunan sawit milik PT Bhadra Cemerlang (BCL) dan sebelumnya telah dilaksanakan kesepakatan tukar guling lahan yang berada di Desa Mawani, Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur.

Fakta ini diungkapkan Eksternal Manager PT Maslapita M. Hanafi didampingi KTT Nonok saat ditemui di Kantor PT Maslapita di Desa Jaweten, Kecamatan Dusun Timur, Rabu 11 Maret 2020.

Dijelaskan Hanafi jika PT Maslapita melakukan aktivitas pertambangan di Barito Timur mulai 2018. Sebelumnya wilayah IUP milik PT Tutui Batubara Utama (TBU), namun juga ada HGU milik PT BCL.

Selanjutnya kedua belah pihak membuat kesepakatan tukar guling atau tukar lahan, sehingga di tengah HGU PT BCL bisa dilakukan penambangan batubara.

"Kita melakukan aktivitas pertambangan di wilayah PT BCL, karena perusahaan tambang terdahulu telah ada kesepakatan tukar guling atau saling tukar lahan. PT Maslapita ini melanjutkan IUP perusahaan terdahulu," ujarnya.

--page

Dalam kesempatan itu Hanafi menunjukan surat kesepakatan yang diakuinya sebagai tukar guling lahan antara perusahan PT TBU dan BCL.

Namun dalam surat itu tertulis berita acara pengukuran areal tumpang tindih yang tertanggal 9 Aetember 2008 yang juga ditandatangani dan diketahui pihak BPN Barito Timur.

"Jadi surat itu sebagai pegangan kita untuk melakukan pertambangan di tengah areal HGU milik PT BCL," katanya.

Dalam berita acara itu pengukuran areal yang tumpang tindih luas keseluruhan 109,91 hektare terbagi hamparan 1 dengan luas 65,51 hektare dan hamparan 2 dengan luas 44,4 hektare.

Dalam pengukuran areal tersebut juga sebagian telah di tanami kelapa sawit dengan luas keseluruhan 30,02 hektare rincian hamparan 1 yang ditanami kelapa sawit seluas 1,51 hektare dan hamparan 2 dengan luas 28,51 hektare.

--page

Sementara itu Humas PT BCL Iwan belum dapat memberi keterangan, karena terlebih dulu harus koordinasi dengan management. "Belum bisa jawab, saya koordinasi dulu dengan managemen," singkatnya saat dikonfirmasi via app whatshap. (PRASOJO/B-6)