SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Produksi buah naga yang dikembangkan petani di Desa Kandan, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mencapai 5,6 ton per hektare.

"Hasil itu membanggakan. Harapan kita ke depannya semakin meningkat," ujar Bupati Kotim, Supian Hadi saat panen buah naga di desa tersebut, Kamis, 12 Maret 2020.

Dia mengatakan, saat ini luasan lahan yang ditanami buah naga oleh para petani di Trans Kandan mencapai 53 hektare. Itu tersebar di sejumlah pekarangan rumah dan lahan usaha tani desa .

"Luasan lahan yang ditanami buah naga di desa tersebut mencapai 53 hektare," kata Supian.

Dia  berharap agar produksi petani bisa lebih maksimal lagi, dan bisa melebihi 5,6 ton. Bahkan kalau dengan pemeliharaan yang baik dan lebih intensif, maka bisa menghasilkan buah naga 30 ton per hektare.

--page

"Itulah kami mendorong para petani agar benar-benar memelihara kebun mereka dengan baik. Sehingga hasilnya bisa lebih banyak lagi nantinya," kata Supian. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)