SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Bupati Sukamara, Windu Subagio mengatakan, bahwa ketertiban dalam berlalu lintas perlu dilakukan untuk kepentingan bersama. 

"Suasana harmonis, akrab dan santai ini mudah-mudahan memberi kesan bagi kita semua untuk tertib berlalulintas, tuntunya ini untuk kemanusiaan," kata Windu Subagio pada pencanangan kampung tertib berlalu lintas, Jumat, 13 Maret 2020.

Windu melanjutkan, ketertiban berlalu lintas tidak hanya untuk diri sendiri, namun juga pengguna jalan lainnya.

"Angka kejadian lalu lintas seluruh Indonesia tahun 2019 mencapai 107 ribu kasus, dan yang meninggal sebanyak 23 ribu orang. Memang jumlah kasus tersebut meningkat jika dibanding tahun 2018," ujarnya.

Windu berharap, jumlah kasus laka lantas di Indonesia bisa terus menurun, khususnya untuk wilayah Kabupaten Sukamara.

--page

"Saya selaku bupati Sukamara menghimbau kepada komunitas dan seluruh masyarakat, agar dengan adanya pencanangan kampung tertib berlalu lintas ini meningkatkan kesadaran kita sebagai pengguna jalan untuk berhati-hati," pesan Windu Subagio. (NORHASANAH/B-7)