BORNEONEWS, Sukamara - Bupati Sukamara, Windu Subagio mengakui bahwa permasalahan lampu sein di jalan memang sering terjadi. Oleh sebab itu, ia mengimbau masyarakat untuk lebih hati-hati.
"Masalah reting atau lampu sein ini memang banyak kasus," kata Bupati Sukamara, Windu Subagio pada pencanangan kampung tertib berlalu lintas, Jumat, 13 Maret 2020.
Menurutnya, masalah lampu sein kendaraan juga menjadi pengalamannya di jalan. Hal itu karena ketidakhati-hatian dan ketidakpahaman pengendara.
"Ini pengalaman pribadi. Mereka mempersilahkan kita lewat tetapi pasang lampu sein ke kanan dan kendaraannya memang meminggir. Jadi kita yang dibelakang ini jadi ragu," tuturnya.
Mekipun kejadian itu terjadi di luar Sukamara, dirinya berharap masyarakat di Bumi Gawi Barinjam tidak seperti itu, mengingat masalah lampu sein bisa berakibat terjadinya laka lantas.
--page
"Hal-hal yang dianggap fatal adalah, berkendara melawan arah dan pelanggaran-pelanggaran lainnya," ujar Windu.
Bupati menambahkan, ketertiban lalu lintas tidak hanyan untuk keselamatan diri sendiri, namun juga bagi pengguna jalan lainnya. (NORHASANAH/B-7)








