BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) tidak dapat mewujudkan rencana kunjungan wisatawan mancanegara dengan kapal wisata MS Coral Adventurer.
Langkah itu diambil sebagai upaya dan tindakan reprehensif mencegah masuknya wabah virus corona di wilayah Kabupaten Kobar.
Kepala Dinas Pariwisata Kobar Wahyudi menyampaikan, terima kasihnya atas rencana kunjungan wisatawan mancanegara dengan kapal wisata MS Coral Adventurer. Namun, dengan berbagai aspek pertimbangan tidak dapat diwujudkan.
“Untuk pencegahan penyebaran Covid-19, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat telah menerbitkan Surat Edaran Bupati, tentang kesiapsiagaan penyebaran virus corona," ujarnya, Jumat, 13 Maret 2020.
Sebelumnya pada Kamis, 12 Maret 2020, dilakukan rapat koordinasi sehubungan adanya rencana kunjungan kapal wisata MS Coral Adventurer. Rapat itu dihadiri sejumlah instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, KSOP Kumai, KKP Pelabuhan Kumai dan Agen Tour & Travel.
--page
Salah satu agent tour & travel, selaku agen yang ditunjuk oleh maskapai pelayaran tersebut, meneruskan surat pemberitahuan rencana kunjungan kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Kobar yang dijadwalkan akan tiba di Kumai tanggal 16 sampai dengan 17 Maret 2020.
"Kami telah melakukan rapat kordinasi dengan intansi terkait, dalam mengantisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan, menyusul rencana kunjungan kapal wisata MS Coral Adventure ke Taman Nasional Tanjung Puting Pangkalan Bun dan wilayah sekitarnya," ujarnya.
Dia melanjutkan, adapun hasil rapat yang dilaksanakan, sehubungan dengan adanya surat pemberitahuan dari pihak agent perjalanan, maka pihaknya akan menyurati agen perjalanan tersebut untuk menunda rencana kunjungan.
"Ini bentuk antisipasi dari pemerintah daerah yang harus kita laksanakan,"kata Wahyudi.
--page
Diinformasikan, berdasarkan informasi dari Dispar Kobar bahwa Kapal MS Coral Adventurer saat ini berada di perairan Sulawesi. Sebelumnya juga ditolak untuk bersandar di pelabuhan setempat dengan alasan antisipasi terhadap penyebaran virus corona, meskipun crew dan penumpang yang berkewarganegaraan asing telah melalui proses pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan sehat. (DANANG/B-7)


