BORNEONEWS, Muara Teweh – Musyawarah yang dilaksanakan PMI Kabupaten Barito Utara diangggap sangat strategis untuk mengevaluasi dan mempertangungjawabkan kegiatan yang telah dilaksanakan. Juga sebagai upaya meningkatkan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan PMI kepada masyarakat.
“Dengan demikian di masa yang akan datang PMI selalu menjadi yang tercepat dan tepat sasaran disetiap kegiatan kemanusiaan,” kata Sekda Barito Utara, Jainal Abidin, Sabtu 14 Maret 2020.
Dikatakan, PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang begitu besar kiprahnya selama ini dan selalu hadir setiap waktu dibutuhkan.
Dalam menjalankan tugasnya PMI selalu mengedepankan 7 prinsip dasar yaitu kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan dan kesemestaan.
Selain itu pemberian bantuan terhadap korban bencana berikut para relawannya, pemberian pertolongan pertama dalam berbagai kegiatan seperti pemnyediaan darah bagi kemanusiaan maupun pencarian korban berbagai bencana.
--page
Menurutnya, PMI sebagai organisasi kemanusiaan akan menghadapi tantangan yang tidak sederhana, disamping tantangan kemajuan teknologi dan informasi. Ada 2 organisasi di Barito Utara yang akan selalu diperhatikan ykani PMI dan pramuka.
“Saya berharap ke 2 organisasi ini menjadi perekat bangsa dan perekat kemanusiaan, karena organisasi ini tidak mengenal batas ras, apalagi pandangan politik," jelasnya. (RAMADHANI/B-6)








