BORNEONEWS, Palangka Raya - Seorang petugas pemadam kebakaran (damkar) Kota Palangka Raya terluka ketika memadamkan kobaran api yang menghanguskan bangunan gedung Laboratorium Teknologi Hasil Hutan, Jurusan Kehutanan Universitas Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Petugas damkar itu mengalami luka alias lecet dan bengkak di bagian tangan dan kaki lantaran terperosok di lubang saat memadamkan api.
Hal tersebut disampaikan komandan regu Damkar Kota Palangka Raya, Sucipto ketika ditemui awak media usai melakukan pemadaman di lokasi tempat kejadian perkara atau TKP, Minggu 15 Maret 2020.
"Ada salah satu anggota kami mengalami musibah, kaki dan tangannya terluka. Tidak cukup parah, lantaran terperosok," lanjut Sucipto, seraya menambahkan, setelah kejadian itu korban ditangani Palang Merah Indonesia (PMI).
Pantauan di lapangan setelah pemadaman, lokasi tersebut langsung dipasang garis polisi oleh Tim Inafis Polresta Palangka Raya. Penyelidikan dari pihak kepolisian akan dilakukan pada Senin 16 Maret 2020 pagi. (PARLIN TAMBUNAN/m)








