BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran akan menindak tegas jika ada penimbun masker dan sembako bersama Polri dan TNI.
Penegasan ini disampaikan karena ada laporan mulai langkanya masker disejumlah daerah pasca diumumkannya virus corona masuk ke Indonesia.
"Jangan panik dalam menghadapai virus corona, kalau ada penimbunan masker atau bapok, nanti saya perintahkan bupati dan wali kota bersama Polri dan TNI untuk menangkapnya," tegas Sugianto seusai menghadiri haul Kyai Gede ke-12 di Kecamatan Kotawaringin Lama, Minggu, 15 Maret 2020.
Sugianto memastikan untuk kebutuhan Bapok di Kalimantan Tengah ini masih aman dan cukup untuk 6 bulan ke depan.
Dalam menghadapi dampak dari Covid-19 ini pihaknya telah siap mengantisipasi jika ada inflasi. "Saya pastikan kebutuhan sembako kita masih aman untuk 6 bulan kedepan, maka jangan panik," ungkapnya.
--page
Meski belum ada yang positif corona di Kalteng, namun pihaknya terus menerus melakukan sejumlah kesiapan, sebagai langkah antisipasi. Maka dalam menghadapai situasi seperti ini jangan sampai ada oknum memanfaatkan dengan menimbun barang-barang yang dibutuhkan masyarakat.
"Beberapa langkah antisipasi yang dilakukan pemerintah yaikni, memperketat pintu masuk baik melalui bandara, pelabuhan dan stasiun. Kemudian mempersiapkan ruang medis khusus untuk menangani covid-19," pungkasnya. (DANANG/B-6)








