BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Besi penutup trotoar di Jalan Hassanudin, dekat SDN 2 Mendawai, Kelurahan Mendawai Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) lagi-lagi hilang.
Kondisi ini tentunya membahayakan bagi pejalan kaki, terlebih lokasinya ada di sekitar lingkungan sekolah.
Menurut Agus, seorang warga yang ditemui Borneonews.co.id, Selasa 17 Maret 2020 pagi, ada beberapa titik lubang trotoar di sepanjang Jalan Hasanuddin mengangga tanpa penutup.
"Beberapa waktu lalu, rasanya besi ini sempat hilang. Kemudian ada petugas dari PU Kobar yang memasangnya. Tapi beberapa waktu ini besi penutup tersebut kembali hilang," jelasnya.
Dia menduga hilangnya besi penutup lubang trotoar itu lantaran dicuri oleh orang tidak bertanggung jawab.
--page
"Saya rasa kelakuan orang yang mencuri besi penutup trotoar ditempat tersebut dan di beberapa ruas jalan lain di kota Pangkalan Bun sangat keterlaluan. Ia tidak peduli dengan keselamatan orang lain. Apalagi lubang yang tanpa penutup itu berada dekat lingkungan sekolqh atau pemukiman. Sangat membahayakan," jelasnya.
Karena bisa saja ada orang yang jatuh kejeblos di lubang trotoar ini saat malam hari. "Saya harapkan dinas terkait bisa segera menindaklanjuti hal ini. Sepatutnya mereka dikenai sanksi hukum lantaran ulahnya berpotensi membahayakan orang banyak," ujarnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kobar, Juni Gultom menjelaskan, seringkali besi penutup lubang trotoar itu hilang akibat dicuri orang yang tidak bertanggung jawab.
"Beberapa kali besi penutup trotoar di lokasi tersebut hilang dicuri. Kondisi seperti ini juga sering ditemukan di trotoar dibeberapa jalan di dalam kota Pangkalan Bun," jelasnya. Namun dia berjanji pihaknya akan segera melakukan penutupan lubang trotoar tersebut.
"Secepatnya lubang trotoar ini akan kita pasang besi penutup, agar tidak membahayakan pejalan kaki. Saat ini kami juga sedang desain lubang penutup agar tidak mudah dicuri oleh pihak yang tidak bertangung jawab," jelasnya.
--page
Ia juga mengimbau partisipasi masyarakat untuk bisa mengawasi keberadaan besi penutup trotoar agar tidak menjadi sasaran pencurian.
"Kalau ada yang mengetahui adanya orang yang mencuri besi penutup tersebut, mohon partisipasinya agar bisa melaporkan ke aparat keamanan terdekat untuk ditindaklanjuti. Memang besi penutup ini terlihat sepele. Namun bila besi penutup lubang trotoar hilang, mempunyai potensi membahayakan diri sendiri atau orang lain yang melintas di trotoar tersebut," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)








