BORNEONEWS, Sampit - Kelompok Tani Karya Rungun di Desa Jemaras, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melaksanakan panen padi perdana di tanah yang luasnya mencapai 35 hekatere tahun ini.
"Alhamdulillah hari ini kami melakukan panen padi perdana di lahan 35 ha milik masyarakat," ujar Camat Cempaga, Dedi Purwanto, Selasa, 17 Maret 2020.
Dedi berharap dengan panen dari para petani bisa meningkat perekonomian. Apalagi dalam 1 hektare sawah bisa menghasilkan 3,4 ton gabah kering, sehingga sangat berpotensi untuk dikembangkan lagi.
"Dalam 1 hektare petani bisa menghasilkan 3,4 ton gabah kering dan ini sangat potensial," katanya. Dia menerangkan para petani telah melakukan kegiatan ini sejak 2017.
Namun hanya 35 hektare lahan yang baru dikembangkan, sedangkan masih ada 500 hektare potensi lahan yang belum dikelola, karena masuk kawasan HPK.
--page
"Mudah-mudahan kedepan bisa dikembangkan lagi, sehingga para petani bisa lebih maksimal dalam menggarap potensi lahan yang ujungnya akan meningkatkan ekonomi," harapnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)








