BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Setelah diumumkannya bahwa Covid-19 mulai merebak ke Indonesia, sebagai langkah antisipasi pencegahan penyebaran virus corona, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) mengajak masyarakat untuk mengubah salaman dengan salam tabe.
Salaman yang biasa dilakukan dengan saling berjabat tangan, kini diajak untuk tidak saling berjabat tangan.
Salam "Tabe" yang dicontohkan ialah dengan cara menaruh telapak tangan kanan di dada sebelah kiri atau dengan sungkem atau merapatkan kedua tangan tanpa saling bersentuhan.
Kepala Dinas Kesehatan Kobar, Achmad Rois menjelaskan perubahan salim atau berjabat tangan telah disepakati dirubah lantaran sepengetahuannya penyebaran virus corona melalui benda dan sentuhan antara satu sama lain.
"Kita telah sepakat tadi salamannya tidak bersentuhan, diganti dengan salam 'Tabe' atau sungkem dengan tanpa bersentuhan," ujarnya, Selasa, 17 Maret 2020.
--page
Rois menambahkan masyarakat supaya jangan panik menghadapi corona, cukup hadapi dengan mencegah Covid-19 melalui perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Rajinlah mencuci tangan dengan teratur dan selalu jaga daya tahan tubuh.
"Imbauan kami kepada masyarakat agar mengurangi aktivitas di tempat yang terdapat konsentrasi massa, bila tidak terlalu penting," tutupnya. (DANANG/B-6)








