BORNEONEWS, Muara Teweh - Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara membentuk gugus tugas kabupaten terkait kasus virus corona. Untuk diketahui, per Selasa 17 Maret 2020, sudah 136 yang positif virus corona di Indonesia.
“Kita perlu kehati-hatian dan kewaspadaan, tetapi jangan panik. Tenaga kesehatan memang berada di garda terdepan. Diharapkan, teman-teman puskesmas harus mempelajari protokol-protokol yang ada dari 1 sampai 5,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Siswandoyo.
Terkait itu juga, dia mengatakan, Dinas Kesehatan sudah membentuk gugus tugas di kabupaten.
“Kita sudah melakukan rapat untuk pembagian tugas. Dan Dinas Kesehatan Barito Utara sebagai juru bicara untuk komunikasi publiknya,” kata Siswandoyo.
Dia mengatakan, statement seputar corona juga hanya satu pintu yaitu Dinas Kesehatan. Dan apabila ada hal-hal atau kasus yang memang perlu diumumkan, maka harus dikonsultasikan terlebih dahulu ke provinsi dan pusat.
--page
“Sesuai dengan petunjuk pimpinan, kita harus menyediakan hand sanitizer atau antiseptic gel di setiap puskesmas,” imbuhnya.
Dia juga mengharapkan setiap ASN tetap bekerja seperti biasa seperti apel pagi dan siang. Selain itu juga untuk mengadakan social distancing (menjaga jarak).
Menurut Siswandoyo, sosial distancing ini seperti menghindari jabatan tangan, menghindari komunikasi erat antar individu, serta menghindari alat makan bersamaan.
“Kemudian di puskesmas, agar menyemprotkan disinfektan ke seluruh ruangan untuk mencegah virus corona,” pungkasnya. (RAMADHANI/B-11)








