BORNEONEWS, Sampit - Sejumlah warga di Jalan Muchran Ali, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) digegerkan dengan penemuan bayi kembar yang dibuang dalam kardus samping bak sampah, depan Pertamina Sampit, Selasa, 17 Maret 2020 sekitar pukul 22.00 WIB.
Belum diketahui siapa yang membuang bayi tersebut. Hal itu diketahui setelah warga sekitar mendengar seperti ada suara bayi. Mereka pun melakukan pencarian sumber tersebut hingga menemukan suara itu dari sebuah kardus yang tertutup.
Setelah itu, pasangan suami istri bernama Sriyanto dan Nisa memberanikan diri membuka kardus tersebut. Dan ternyata kardus tersebut berisi bayi kembar. mereka langsung melaporkan ke ketua RT setempat.
Bayi kembar malang tersebut langsung dievakuasi ketua RT dan menyetop mobil untuk membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit.
"Saya lihat bayi tersebut masih dalam kotak. Sehingga langsung saya ambil dan berupaya membawanya menggunakan mobil warga," ujar Bahrudin, Ketua RT setempat.
--page
Bayi tersebut ditemukan dalam kardus terbungkus seprei yang sudah di sobek-sobek. Beruntung, tidak ada hewan yang mengerumuni bayi malang itu.
Saat ini, bayi masih dalam perawatan tim medis RSUD dr Murjani Sampit. Pihak kepolisian juga masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku pembuangan bayi tersebut.
"Kami masih melakukan penyelidikan. Ini sungguh perbuatan keji membuang bayi di samping tempat sampah. Semoga pelakunya segera tertangkap," kata Kapolres Kotim, AKBP Mohammad Rommel yang memantau langsung kondisi bayi di rumah sakit. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








