PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di SMKN 1 Pangkalan Bun tetap dilaksanakan meski informasi covid-19 mulai merebak kesejumlah wilayah Indonesia.

Namun ada kebijakan dari pihak sekolah yakni para siswa harus mencuci tangan sebelum dan sesudah ujian.

Kepala SMKN 1 Pangkalan Bun, Muhammad Ilyas Widada mengatakan proses ujian nasional berjalan sesuai jadwal dan lancar, namun menyikapi adanya covid-19 para peserta ujian diminta cuci tangan sebelum dan sesudah ujian.

"Kami telah siapkan westafel dan hand soap atau sabun cair khusus cuci tangan dan anak - anak wajib cuci tangan sebelum dan sesudah ujian," ujarnya, Rabu, 18 Maret 2020.

Kenapa pakai hand soap? karena langkanya dan mahalnya hand sanitizer. Selain itu para siswa tidak diberikan masker, lantaran langkanya masker saat ini.

--page

Jika ada bantuan masker dari pemerintah maka pihaknya akan sangat berteri maksih. "Saya sudah coba kebeberapa apotek mencari masker, namun tidak ada," ungkapnya.

Seperti yang dilakukan Putri Okta, siswa jurusan pariwisata ini. Ia selalu mengikuti intruksi guru sebelum ujian dan sesudah ujian selalu cuci tangan.

"Harus cuci tangan sebelum masuk dan keluar ujian dan nanti jam kedua cuci tangan lagi," katanya. (DANANG/B-6)