BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur, Pardamean Gultom menginginkan agar pembenahan total drainase di Sampit membuat efek baik kepada pembenahan trotoar di jalanan.
Dia mengatakan selama ini drainase cenderung beralih fungsi. Kebanyakan jadi lahan berjualan dan parkir akibatnya menganggu hak pengguna jalan kaki.
“Trotoar yang saat ini dibenahi sebagai penutup drainase bisa dikembalikan ke fungsi awal sebagai tempat untuk pejalan kaki," kata Gultom, Rabu, 18 Maret 2020.
Gultom mengaku sejak awal memang keras meminta kepada pemerintah kabupaten untuk mengembalikan fungsi awal trotoar, dalam rangka untuk menertibkan trotoar dijalanan.
Dia menyebutkan paling tidak Jalan di MT Haryono dan Jalan Ahmad Yani yang harus diprioritaskan untuk tidak ada lagi berjualan di atas trotoar.
--page
Untuk pengmbalian fungsi dan penertiban nantinya, itu perlu peran semua pihak, baik itu Dinas Perhubungan, Dinas Perrmukiman dan Perumahan Rakyat dan Satpol PP.
Karena bagaimanapun kota yang baik adalah untuk para pengunjungnya dan kota yang tidak mengabaikan trotoar sebab orang dari luar cenderung lebih suka menikmati kota dengan jalan kaki daripada naik kendaraan.(NACO/B-5)








