BUNTOK –

BORNEONEWS, Buntok – Sebanyak lima desa dan satu kelurahan di Barito Selatan, akan dialiri jaringan PLN paling lambat pada Bulan Juni 2020 mendatang.

Kabag Perekonomian dan SDA Barsel, Mirwansyah mengatakan, lima desa dan satu kelurahan yang listriknya akan tersambung jaringan PLN itu yakni Desa Teluk Timbau, Damparan, Lehai, Desa Mangkatir, Desa Kalanis, dan Kelurahan Mangkatip.

Berdasarkan hasil rapat pihaknya bersama dengan UPPK PLN Palangka Raya dan PLN ranting Tamiang Layang pada 12 Maret 2020 lalu, paling lambat jaringan tersambung pada Juni 2020 mendatang.

"Sesuai dengan hasil kesepakatan pada saat penandatanganan Memorandum Of Understanding MoU di Palangka Raya pada 12 Maret 2020 lalu," kata Mirwansyah kepada Borneonews, Rabu, 18 Maret 2020.

Ia membeberkan, pada rapat tersebut juga ditandatangani kesepakatan dengan Kepala Desa, dan Lurah agar masyarakat yang tanahnya yang dilintasi jaringan listrik supaya membuat surat pernyataan tidak menuntut ganti rugi tanah untuk pemasangan tiang listrik.

--page

Termasuk juga, sambung dia, ditandatangani kesepakatan dengan pemerintah desa yang bersedia membersihkan jalan yang dilalui oleh jaringan listrik PLN menuju ke lima desa dan satu kelurahan tersebut.

Alhamdulillah saat ini kondisi jalan ilintasan jaringan listrik PLN itu sudah dibersihkan.

Karena kata dia, jaringan listrik PLN untuk lima desa dan satu kelurahan itu tersambung melalui PLN ranting Tamiang Layang melewati Kelurahan Bangkuang dan tiang listrik akan didirikan disepanjang pinggir jalan multiyears menuju ke Teluk Timbau dan Damparan, dan selanjutnya menuju ke desa lainnya.

Selain dengan PLN pihaknya juga sudah membuat kesepakatan dengan PT Adaro Indonesia untuk membangun tower sambungan kabel dari seberang Kelurahan Mangkatip menuju ke Mangkatip.

Ia mengatakan, kalau jaringan tersebut sudah terbangun, maka listrik akan hidup 24 jam, dan tidak seperti saat ini yang hidup pada saat malam hari saja.

--page

Menurut dia, pihaknya juga akan kembali mengusulkan pembangunan jaringan PLN menuju ke 10 desa lainnya, sehingga semua desa di daerah ini nantinya bisa tersambung jaringan listrik PLN.

"Kedepannya kita menginginkan agar setiap desa di Barito Selatan ini tidak lagi menggunakan mesin genset desa, akan tetapi tersambung semuanya dengan jaringan listrik PLN," ucap dia. (URIUTU DJAPER/B-5)