TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat setempat akan melakukan pengerukan atau normalisasi sungai pada 2021 mendatang.

Rencana ini menyusul seringnya terjadi banjir yang melanda pemukiman warga dan lahan pertanian di beberapa tempat seperti di Ramania, Kalamus, Wuran, Runggu Raya dan tempat lainnya.

"Tahun depan kita akan lakukan normalisasi beberapa sungai, nanti bisa sampai di atas Rp 10 miliar kita alokasikan untuk itu," kata Bupati Barito Timur, Ampera AY Mebas, Rabu, 18 Maret 2020.

Menurutnya, untuk sungai yang hulunya berasal dari wilayah tambang dan pendangkalan diakibatkan aktivitas pertambangan, maka perusahaan yang beroperasi di sana akan diminta ikut bertanggungjawab.

"Nanti kita lihat, kalau pendangkalan akibat pertambangan kita akan libatkan perusahaan untuk normalisasi," terangnya.

--page

Selain itu, lanjut Ampera, Pemerintah Kabupaten Barito Timur akan mengembangkan tanaman buah dan sayur serta terus meningkatkan komoditas yang sudah ada, untuk mempersiapkan daerah ini sebagai penyangga logistik pangan Ibu Kota Negara.

"Kita akan terus kembangkan ekonomi kerakyatan," pungkas Ampera Ay Mebas. (BOLE MALO/B-11)