KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Ketua Komisi Pemilihan Umum atau KPU Katingan Subandi menuturkan bahwa pihaknya bakal menemui kendala dalam mensosialisasikan tahapan pemilihan umum gubernur Kalteng tahun 2020 karena epidemi virus corona.

"Sebab di antara sosialisasi itu akan ada pengumpulan orang banyak, sementara kita ketahui saat ini dengan adanya epidemi virus corona ini diimbau untuk tidak menghadirkan atau mengumpulkan orang banyak," sebut Ketua KPU Kabupaten Katingan, Subandi saat menjadi nara sumber pada acara focus group discussion atau FGD dengan tema optimalisasi peran partai politik guna mensukseskan pemilihan gubernur Kalteng tahun 2020 yang digagas pihak Polres Katingan di aula BKAD, Kamis, 19 Maret 2020.

Dengan adanya imbauan untuk tidak menghadirkan orang banyak ini, kata Subandi, pihaknya kedepan bakal mencari pola lain guna suksesnya peilihan gubernur Kalteng yang bakal digelar 23 Nopember 2020 nanti.

Menurut Subandi, sosialisasi KPU terkait pemilihan umum gubernur Kalteng kali ini dinilai yang terpanjang dalam sejarah, yaitu dimulai sejak 1 Februari 2020 hingga satu hari sebelum pelaksanana pencoblosan.

Menurut Subandi, sejauh ini pihaknya telah membentuk atau melantik anggota panitia pemilihan kecamatan atau PPK. Pihaknya juga telah bersiap untuk proses perekrutan anggota PPS, PPDP dan KPPS.

--page

Subandi juga menyinggung soal dana untuk pemilihan gubernur Kalteng, yang dananya sebagian bersumber dari pemerintah provinsi.

Acara FGD ini juga dihadiri Ketua Bawaslu Katingan, Yosafat E Kawung, Kepala Kesbang Pol Pransang dan perwakilan dari 16 partai politik yang ada di Katingan. (ABDUL GOFUR/B-5)