BORNEONEWS, Palangka Raya - Politisi Partai Golkar Palangka Raya, M Hasan Busyairi mengatakan pihak dewan terus mendorong dinas kesehatan untuk memperkuat sosialisasi dan penyuluhan akan bahayanya DBD kepada masyarakat.
"Dengan berbagai sumber daya serta fasilitas pusat layanan kesehatan yang tersebar di kelurahan dan kecamatan tentu akan mampu menjangkau masyarakat hingga ke pelosok dalam hal sosialisasi dan penyuluhan ini," katanya, Jumat 20 Maret 2020.
Tentu masyarakat juga harus bisa menggali informasi secara mandiri akan bahayanya DBD ini menurut Hasan.
"Dengan mudahnya mengakses media informasi di internet, tentu tak menjadi pembatas kita agar mengantisipasi DBD sedari awal," tutur Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya ini lagi.
Dia menyebut sampai saat ini belum ada vaksin untuk penyakit DBD, karena itu yang bisa dilakukan adalah mencegahnya terjadi sedini mungkin.
--page
"Jangan sampai ada wadah yang menampung air hujan dan terbuka sehingga menimbulkan jentik nyamuk. Nah ini kita minta masyarakat untuk waspada, karena hujannya juga hampir tidak terdeteksi. Dua hari panas sekali, tiba-tiba hujan, kita harus tetap waspada DBD," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/B-6)








