PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran menyarankan masyarakat agar tidak berkumpul atau melakukan kegiatan yang mengumpulkan orang lebih dari 40 orang.

"Kalau memang yakin diri sehat dan melaksanakan Isra Miraj silakan laksanakan. Tetapi sebetulnya saya selaku Gubernur melarang masyarakat berkumpul lebih dari 40 orang karena ini sudah ada terjadi dua orang positif covid-19 dan kita akan angkat status bencana kita," kata Sugianto Sabran dalam siaran langsungnya di akun media sosialnya pada Jumat, 20 Maret 2020.

Gubernur mengimbau agar masyarakat tidak lakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak untuk sementara ini.

"Yang mau melaksanakan Isra Miraj, perkumpulan-perkumpulan, harap menjaga diri dan kalau memang merasa diri sakit, tidak usah datang ke perkumpulan-perkumpulan, ke masjid, ke acara-acara Isra Miraj, cukup di rumah saja, ke dokter kalau sakit," sarannya.

Menurut Sugianto, dia baru mendapatkan informasi ini dari Dinas Kesehatan Kalteng usai dirinya melaksanakan Sholat Jumat di Masjid Jaminurhuda, Kotawaringin Barat, Pangkalan Bun.

--page

"Cukup beberapa orang ini yang terkena Covid-19, kita akan perketat pengawasan. Kami minta masyarakat Kalteng bantu doa sesuai agama, kita saling mendoakan semoga seluruh masyarakat Kalteng tetap sehat dan diberkahi Tuhan, saya selaku Gubernur Kalteng tetap bekerja keras dengan tim untuk mencegah, walaupun sekarang sudah terjadi ada yang positif, maka kami akan angkat statusnya dari siaga darurat menjaga tanggap darurat," jelas Gubernur lagi. (TESTI PRISCILLA/B-5)