SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Puskesmas Sukamara menetapkan 5 warga sebagai orang dalam pengawasan (OPD) virus corona. Penetapan ini setelah yang bersangkutan menimbulkan gejala klinis.

"Kami sudah melakukan skrining baik itu secara personal maupun melalui online," kata Kepala UPTD Puskesmas Sukamara, dr Anggasari, Selasa, 24 Maret 2020.

"Dari hasil skrining ini, ternyata kami mendapat 5 ODP, dan 5 orang ini kami observasi selama 14 hari," ujarnya.

Angga melanjutkan setiap ODP dipeggang penuh oleh satu perawat yang akan selalu memantau perkembangan kesehatan warga tersebut.

"Kami akan melakukan penyelidikan epidemiologi kunjungan pertama, dan kunjungan 14 hari setelah selesai, sehingga bisa lepas dari status ODP," jelasnya.

--page

Dalam kesempatan ini Angga mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah memberikan data kepada setiap warga yang datang dari luar daerah, sehingga pemeriksaan bisa efektif dilakukan.

"Saat ini yang sudah kami skrining itu 185 orang, sedangkan yang masuk dalam data ODR kita ada 136 orang. Apabila mereka ODR ini  menunjukan gejala klinis maka bisa meningkat statusnya menjadi ODP," tukasnya. (NORHASANAH/B-6)