SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Kepala UPTD Puskesmas Sukamara, Anggasari mengharapkan masyarakat yang masuk dalam status orang dengan resiko (ODR) dan orang dalam pengawasan (ODP) untuk melakukan protokol isolasi mandiri.

"Setiap warga yang kita skrining dan masuk dalam ODR dan ODP selalu kita berikan selebaran protokol isolasi mandiri," kata dr Anggasari, Selasa, 24 Maret 2020.

Angga berharap agar setiap warga yang sudah diperingati untuk dapat melaksanakan protokol isolasi mandiri dengan benar untuk menghindari penyebaran wabah Covid-19.

"Kita berharap agar media juga bisa membantu menyebarkan cara isolasi mandiri ini, karena ini penting dalam memutus penyebaran Virus Corona," ujarnya.

Langkah-langkah isolasi mandiri yang dilakukan adalah: 

1. Selalu memakai masker dan membuang masker bekas  di tempat yang ditentukan.

2. Jika sakit seperti ada gejala demam, flu dan batuk, maka tetap di rumah. Jangan pergi bekerja, sekolah, ke pasar atau ke ruang publik untuk mencegah penularan masyarakat.

3. Manfaatkan fasilitas telemedicine atau sosial media kesehatan dan hindari transportasi publik. Beritahu dokter dan perawat tentang keluhan dan gejala, serta riwayat bekerja ke daerah terjangkit, atau kontak dengan pasien Covid-19.

4. Selama di rumah, bisa bekerja dari rumah. Gunakan kamar terpisah dari anggota keluarga lainnya, dan jaga jarak 1 meter dari anggota keluarga.

5. Lakukan pengecekan suhu harian, amati batuk dan sesak nafas. Hindari pemakaian bersama peralatan makan dan mandi dan tempat tidur.

6. Terapkan perilaku hidup sehat dan bersih, serta konsumsi makanan bergizi, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, dan lakukan ketika batuk dan bersin.

7. Jaga kebersihan dan kesehatan rumah dengan cairan desinfektan. Selalu berada di ruang terbuka dan berjemur di bawah sinar matahari setiap pagi selama 15 sampai 30 menit.

8.Hubungi segera fasilitas pelayanan kesehatan jika sakit berlanjut seperti sesak nafas dan demam tinggi untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. (NORHASANAH/B-6)