BORNEONEWS, Sampit - Meskipun Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) saat ini dianggap pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) daerah hijau, namun potensi penyebaran virus Corona atau Covid-19 masih tinggi.
"Kotim dinyatakan daerah hijau Covid-19, bersama 6 kabupaten lain di Kalteng ini. Namun kami tetap antisipasi, karena potensi penyebaran masih tinggi," ujar Bupati Kotim Supian Hadi, saat teleconference bersama Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Selasa, 24 Maret 2020.
Kotim berpotensi tinggi daerah penyebaran Covid-19 karena ada tiga jalur masuk ke daerah ini. Baik itu jalur udara, darat, maupun laut. Sehingga upaya antisipasi terus dilakukan di sejumlah tempat.
Salah satunya yakni penyemprotan disinfektan di sejumlah tempat umum yang ada di Sampit. Bahkan mereka juga sudah melakukan di beberapa Bandara H Asan Sampit, Pelabuhan Sampit dan juga Terminal Patih Rumbih.
Begitu juga di sejumlah tempat ibadah, kantor SOPD, Puskesmas dan daerah yang berpotensi penyebaran Covid-19 lainnya. Termasuk bagi warga yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) terus diperiksa kesehatannya.
--page
"Saat ini ODP di Kotim berjumlah 37 orang dan mereka juga terus dipantau," kata Supian.
Pemkab Kotim juga mendukung pemerintah Provinsi Kalteng yang berencana akan merawat warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dan positif Covid-19 dirawat di rumah sakit yang ada di ibuk kota provinsi.
"Kami setuju pasien PDP dan positif corona dirawat di provinsi. Kami juga sudah siap merawat jika ada warga yang harus diisolasi terkait Covid-19," tutur Supian. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)








