SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menerima sorang pasien rujukan dari Kabupaten Murung Raya, namun statusnya masih observasi. 

"Hari ini kami terima pasien rujukan dari Kabupaten Murung Raya. Untuk status masih observasi," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotim Faisal Novendra Cahyanto, Rabu, 25 Maret 2020. 

Ia menerangkan, gugus tugas dari Dinkes saat ini masih menelusuri pasien tersebut. Apakah memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri atau daerah terdampak Covid-19. Selain itu juga mencari tahu apakah yang bersangkutan pernah kontak denhan warga yang positif Covid-19 atau tidak. 

"Masih kami lakukan pelacakan terkait hal tersebut, sehingga saat ini masih diobservasi," kata Faisal. 

Pihaknya belum memberikan penjelasan mendalam terkait pasien tersebut. Sementara, di Kotim saat ini warga yang masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) sudah berkurang. Dari sebelumnya 37 kini menjadi 29. Hal itu karena delapan orang sudah lepas pantau. 

--page

Adapun ODP tersebut tersebar di lima kecamatan, yakni Mentawa Baru Ketapang ada 10 orang dan enam orang lepas pantau, Baamang 10 orang dan satu orang lepas pantau, Bukit Santuai tiga orang, Cempaga Hulu tiga orang dan satu  orang lepas pantau, dan Antang Kalang 11 orang. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 0 dan positif 0. (MUHAMMAD HAMIM/m)