SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pasca munculnya persoalan virus Corona di Kabupaten Kotawaringin Timur, sehingga dampak yang dirasakan masyarakat sampai saat ini sungguh luar biasa. 

Terutama berkaitan dengan ekonomi. Di satu sisi hasil masyarakat baik dari sektor pertanian hingga perkebunan menurun sementara di sisi lain kebutuhan pokok meningkat.

"Penghasilan kami menurun, sementara kebutuhan pokok naik. Bahkan sudah ada yang mulai langka dipasaran," ucap Darmansyah, tokoh masyarakat Desa Baampah, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotim.

Dia mengeluh kondisi ini jika berlangsung lama nantinya. Pemerintah jangan semata-mata fokus pada wabah ini saja. Tapi dampaknya juga tidak kalah penting.

"Pemerintah harus bisa memastikan kondisi ekonomi masyarakat hingga di pelosok terjamin stabil," tegasnya.

--page

Maka dari itu dirinya meminta instansi terkait bisa turun tangan agar jangan sampai ada oknum bermain meraup keuntungan dengan dalih virus ini.

"Termasuk jika masyarakat diminta berdiam di rumah. Bagaimana dengan urusan dapur kami. Hasil sehari untuk sehari makan," tukasnya.

Selain itu juga tokoh masyarakat Antang Kalang, Hermas Bintih, turut meminta agar pemkab bisa memperhatikan mereka warga pelosok.

"Lakukan langkah kongkret jangan himbauan dan sosialisasi saja serta jangan memperhatikan warga kota Sampit saja. Tapi kami pelosok juga harus diperhatikan," tegasnya. (NACO/B-6)