BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sabun cair yang digunakan untuk cuci tangan di tandon dan washtafel yang disediakan Pemkab Kotawaringin Barat (Kobar) di ruang publik di kawasan Bundaran Pancasila dan Pangkalan Bun Park, saat ini sudah lenyap.
Diduga sabun tersebut dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Padahal keberadaan sabun ini merupakan hal penting dalam proses mencuci tangan, guna memutus mata rantai penyebaran virus corona atau covid-19.
Menurut Kholid salah seorang warga yang mau mencuci tangan di washtafel yang berada di kawasan Bundaran Pancasila, ia sempat bingung lantaran ditempat tersebut cuma disediakan tandon air dan washtafel saja.
"Tapi sabunnya nggak ada. Pas saya tanyakan dengan beberapa orang disekitar lokasi katanya kemarin sabun cair masih ada. Kata orang-orang pasti sabun itu ada yang mencurinya," ujar Kholid.
Terkait kondisi tersebut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kobar Juni Gultom mengatakan pihaknya akan segera mengganti sabun cuci tangan yang hilang tersebut.
--page
"Namun kita juga mengharapkan kerjasama dari seluruh masyarakat. Agar menjaga dan mengawasi keberadaan sabun cuci tangan tersebut. Karena keberadaan sabun cuci tangan ini adakah bagian dari fasilitas publik yamg sengaja disediakan agar mempermudah masyarakat mencuci tangan, guna mencegah penyebaran dan penularan covid-19," jelas Juni Gultom. (WAHYU KRIDA/B-5)








