PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tukang ojek online atau yang sering dikenal dengan istilah Ojol di Palangka Raya mengalami kerugian finansial akibat wabah virus corona yang menyerang Indonesia saat ini.

"Ya pasti ada kerugian finansial karena orderan sepi sekali," kata Jecky, salah seorang Ojol di Palangka Raya kepada Borneonews pada Sabtu, 28 Maret 2020.

Menurut Jecky, hal ini dikarenakan anak-anak diliburkan sekolahnya dan para pekerja juga mengaplikasikan sistem work from home atau bekerja dari rumah.

"Saya kan mangkalnya di daerah RA Kartini. Karena di sana pusat pendidikan. Dari PAUD sampai Universitas ada di sana jadi kita selalu dapat orderan di sana," tutur Jecky.

Selama masa social distancing ini, lanjutnya, tidak ada lagi yang sekolah, kuliah, atau bekerja di lingkungan tersebut.

--page

"Padahal lingkungan tempat saya mangkal itu tidak pernah sepi, bagaimana teman-teman yang mangkalnya di tempat lain. Yang pasti kerugian finansial sangat kami rasakan akibat corona ini," bebernya. (TESTI PRISCILLA/B-7)