BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebagai bentuk kesadaran diri untuk mencegah penyebaran covid-19, warga Desa Sungai Melawen Kecamatan Pangkalan Lada Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) berinisial Ul berinisiatif mengisolasi diri sejak Jumat, 28 Maret 2020.
Mahasiswa salah satu universitas di Surabaya Jawa Timur tersebut sengaja mengisolasi dirinya di sebuah rumah yang berada di kebun sawit milik orangtuanya pasca pulang kampung.
Dewi salah seorang kerabat Ul menceritakan, dari percakapan via layanan pesan WA antara keluarganya dengan pemuda tersebut diketahui tujuan Ul melakukan karantina mandiri.
"Ia sadar bahwa kepulangannya membawa konsekuensi di tengah masifnya pencegahan virus Korona. Karena itulah ia melakukan anjuran pemerintah yaitu secara sadar melakukan pencegahan dengan cara memgisolasi diri selama 14 hari. Rumah yang digunakan untuk isolasi mandiri tersebut berada di kebun sawit milik orangtuanya yang lokasinya jauh dari perumahan penduduk," jelas Dewi, Sabtu, 29 Maret 2020.
Menurut Dewi, walaupun keluarga terasa berat, namun mereka mendukung langkah yang dilakukan Ul untuk mengikuti anjuran pemerintah guna mencegah penyebaran covid-19.
--page
"Dalam perjalanan pulang kampung ia sengaja bawa motor pribadi saat menumpang sarana transportasi kapal laut. Saat sampai di desa kami, menggunakan motornya, ia juga langsung menuju rumah yang digunakan sebagai lokasi karantina, untuk menghindari kontak dengan keluarga. Kondisinya saat ini sehat, namun karantina ini sengaja dilakukan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan," jelas Dewi. (WAHYU KRIDA/B-5)








