SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - RSUD Sukamara menerima sebanyak 10 Alat Pelindung Diri atau APD untuk menangani pasien yang diduga terpapar corona virus disease atau covid-19.

"Alat APD yang kita pesan memang belum datang, tetapi kemarin sudah ada yang datang walaupun belum sesuai standar," kata Direktur RSUD Sukamara, Dr Eflin Sianipar, Minggu, 29 Maret 2020.

Menurut Eflin, APD tersebut cukup membantu tenaga kesehatan dalam menangani pasien yang terduga covid-19, yang mana sebelumnya hanya menggunakan jas hujan.

"Jadi kesiapan rumah sakit, dengan memakai APD alakadarnya," ujarnya.

Eflin menambahkan, bahwa 10 APD yang diterima adalah berupa topi, masker, kaca mata pelindung, sepatu boots dan lain sebagainya.

--page

"Memang untuk seluruh rumah sakit di Kalteng itu kekurangan, dan kita juga sudah pesan sebanyak 150 APD, karena sekarang antrian sehingga belum diketahui kapan akan diterima," jelas Eflin Sianipar.

Untuk mencegah penyebaran covid-19 dilingkungan rumah sakit, pihaknya juga meniadakan jam besuk bagi keluarga dan teman pasien yang dirawat.

"Karena saat ini sudah ramai sekali, supaya tidak banyak yang terpapar, sehingga pasien yang rawat inap hanya ditemani oleh satu orang saja," ucap Eflin. 

"Kalau nanti ada kerabat pasien yang dari Pantai, Balai Riam atau daerah lainnya yang dirawat  rumah sakit saat menjenguk kami tolak, tolong jangan marah," harapnya. (NORHASANAH/B-5)