BORNEONEWS, Sukamara - RSUD Sukamara siap menangani pasien terduga covid-19 dengan Alat Pelindung Diri (APD) yang tersedia.
"Kita siap menangani pasien yang terduga, tetapi mudah-mudahan untuk di Kabupaten Sukamara, tidak ada," kata Direktur RSUD Sukamara, Dr Eflin Sianipar, Minggu, 29 Maret 2020.
Menurutnya, pihaknya saat ini juga mengalami kekurangan petugas kesehatan, dimana untuk perawat bangsal hanya berjumlah 10 orang dengan dibagi sebanyak 3 sip jam kerja.
"Mereka ini harus kita buatkan waktu libur, supaya tenaga teman-teman kita juga tetap fit, dan bisa melayani pasien dengan baik," tukasnya.
Eflin melanjutkan, bahwa pihaknya juga sudah mempersiapkan ruangan isolasi di IGD bagi pasien yang diduga terkena wabah covid-19, dimana ruangan hanya sementara digunakan selama pengawasan.
--page
"Kalau seandainya memang harus dirawat inap, kami sudah mempersiapkan ruangan khusus dibelakang. Saat mengantar keruangan juga akan menggunakan ambulan dan langsung keruangan yang dituju, jadi tidak melalui selasar-selasar," jelas Eflin. (NORHASANAH/B-5)








