KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Dampak penyebaran virus corona atau covid-19 menyebabkan harga sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan, termasuk harga tahu dan tempe di Pasar Kereng Pangi dan Kasongan.

Seperti pantauan Selasa, 31 Maret 2020 hari ini di Pasar Kereng Pangi. Menurut pedagang, sejak 3 hari ini harga tahu dan tempe mengalami kenaikan harga.

"Kalau tahu yang biasa kita jual Rp 500 ber biji, sekarang naik jadi Rp 600 per bijinya atau ada kenaikan Rp 100 per biji," ujar Imah, penjual sayur mayur yang juga menjual tahu tempe di Pasar Kereng Pangi.

Kenaikan harga tahu ini karena harga dari pihak penyuplai tahu sudah lebih dulu naik. Pun demikian dengan harga tempe, juga mengalami kenaikan. Untuk tempe yang biasa dijual Rp 5 ribu per biji naik menjadi Rp 6 ribu per biji.

"Katanya sekarang harga bahan baku kedelainya mahal, sehingga harga tahu dan tempe juga kena imbasnya," iimbuhnya.

--page

Sementara menurut Yati, penjual sayur mayur yang juga menjajakan tahu tempe di Pasar Kasongan mengakui adanya kenaikan komoditi yang berasal dari kedelai ini.

"Iya sekarang harga tahu dan tempe di Pasar Kasongan juga naik dari sebelumnya," katanya. (ABDUL GOFUR/B-6)