PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bandara Iskandar Pangkalan Bun diharapkan tetap beroperasi, untuk memudahkan RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun mengirim sampel Pasien Dalam Penagawasan (PDP) virus corona ke Laboratorium Litbangkes Surabaya.

Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Fachruddin mengatakan, jika bandara ditutup, pihaknya akan kesulitan mengirimkan sampel itu.

"Kami berharap bandara tetap operasional," kata Fachruddin, Rabu, 1 April 2020.

Apalagi, menurutnya, 1 PDP bukan hanya satu kali pengambilan sampel, melainkan harus dua kali. Sampel yang diambil pun harus segera dikirim ke Laboratorium Balai Litbangkes Surabaya.

“Saat ini dalam ruangan isolasi ada 5 PDP, 4 orang dari Kabupaten Kotawaringin Barat dan 1 orang dari Sukamara,” katanya.

--page

Dia menambahkan, untuk pengambilan sampel pasien, ada 3 orang PDP baru akan dilakukan pengambilan swab sampel pertama, dan 2 orang pengambilan swab sampel ke dua.

Berdasarkan hasil laboratorium dari Surabaya yang sudah keluar dan alhamdulillah negatif. Hasil pemeriksaan sekitar 3 sampai 4 hari baru bisa diketahui. (DANANG/B-11)