SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) rencananya akan dikarantina di kompleks Islamic Center untuk mempermudah pengawasan.

"Nantinya ODP akan kami karantina di kompleks Islamic Center guna mempermudah pengawasan," ujar Sekda Kotim Halikinnor, Kamis, 02 April 2020. 

Saat ini pihaknya telah mempersiapkan tempat untuk karantina ODP. Kemungkinan besar dalam sepkan atau paling lama 10 hari sudah selesai, sehingga bisa secepatnya digunakan. 

"Mudah-mudahan secepatnya bisa selesai persiapannya, dan dapat segera diaktifkan," katanya. Di tempat tersebut nantinya akan tersedia 85 tempat tidur.

Nantinya tempat tersebut juga akan digunakan kalau ada pelonjalan kasus Covid-19. Sementara itu terkait warga yang berstatus ODP saat ini mereka diisolasi secara mandiri di rumah. 

--page

"Sementara ini ODP diisolasi mandiri di rumah, nanti kalau sudah selesai akan dikarantina di Islamic Center," terangnya. 

Hal ini juga dilakukan sebagai antisipasi kalau ada warga yang berstatus ODP malah ditolak di lingkungannya, sehingga bisa mengisolasi di tempat tersebut. 

"Mereka yang diisolasi juga akan diberikan sembako untuk keluarganya, sehingga mereka tidak lagi keluar rumah," terangnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)