PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Satu orang peserta Ijtima Ulama Dunia Zona Asia di Gowa, Sulawesi Selatan, asal Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dinyatakan positif Corona atau Covid-19. Terkait itu,Pemkab Kobar akan mengambil langkah melakukan Rapid Test Corona kepada seluruh rombongan peserta Ijtima Ulama asal Pangkalan Bun yang turut berangkat.

Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah saat konferensi pers, Jumat, 4 April 2020 mengatakan, pihaknya telah melakukan tracking perjalanan jamaah, dan rencananya akan dilakukan rapid test dan swap sampel tenggorokan.

"Pagi ini kita sudah kumpulkan mereka di Islamic Center untuk melakukan rapid test. Setelah itu, kita lakukan swab untuk dikirim ke Surabaya," ujarnya.

Berdasarkan data, ada sekitar 65 jemaah tabliq dari Pangkalan Bun, yang telah pergi ke Sulawesi untuk mengikuti acara tabligh akbar pada 19 - 23 Maret 2020. Namun dibatalkan karena ada jamaah yang positif corona.

Para jemaah ini bepergian terbagi menjadi 2 kelompok, 21 orang naik pesawat berangkat pada 18 Maret 2020 dan tiba di Pangkalan Bun pada 22 Maret 2020.

Sementar 44 jemaah naik kapal, berangkat 15 Maret 2020 naik bus menuju Banjarmasin, tanggal 18 Maret 2020 naik kapal menuju Sulawesi, dan kembali ke Pangkalan Bun pada 24 Maret 2020.

Seorang jemaah berinisial SB masuk RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun pada 31 Maret 2020 dan dinyatakan positif corona pada 2 April 2020.

"Maka tim gugus akan melakukan tracking guna melihat sudah kemana saja mereka ini beraktifitas," ungkapnya.

Saat ini jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) di Kotawaringin Barat ada sebanyak 129 orang, sedangkan Pasien dalam Pengawasan (PDP) ada 4 orang. (DANANG/B-11)