BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah menjelaskan, Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 bakal menusuluri riwayat aktivitas dan interaksi pasien positif corona. Guna mengetahui siapa saja orang yang pernah kontak secara fisik.
"Tim juga melakukan tracking atau penelusuran masjid mana saja yang pernah disinggahi jamaah tabligh tersebut. Dan yang pernah disinggahi akan dilakukan penyemprotan disinfektan lebih intens," jelas Nurhidayah saat jumpa pers, Jumat, 3 April 2020.
Gugus tugas juga akan melakukan penelusuran siapa saja keluarga terdekat mereka dan orang yang pernah berinteraksi.
"Siapa tahu dalam interaksi tersebut terjadi salaman atau hal lain yang berpotensi menjadi sarana penyebaran virus," jelas Nurhidayah.
Jika terdata, orang tersebut akan ditetapkan menjadi Orang Dalam Pemantauan (ODP) agar bisa diawasi petugas kesehatan.
--page
"Meskipun belum ada gejala yang mengarah seperti batuk, flu, demam dan suhu badan tinggi, tetap saja mereka wajib dipantau kesehatannya. Sebagai deteksi dini guna mencegah penularan dan penyebaran covid-19," pungkas dia. (WAHYU KRIDA/B-11)








