SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Warga Kabupaten Kotawarigin Timur yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terus bertambah. Ini membuat Bupati Kotim Supian Hadi meminta agar masyarakat benar-benar mematuhi imbauan pemerintah dan maklumat kapolri. 

"Saat ini ODP ada 90 orang dan PDP 4 orang. Ini menunjukkan terus bertambah. Saya minta masyarakat patuhi aturan dan inbauan pemerintah serta maklumat kapolri," ujar Supian, usai membubarkan pasar dadakan, Jumat, 03 April 2020. 

Dirinya meminta agar masyarakat benar-benar menerapkan social distance atau jaga jarak. Begitu juga dengan berjabat tangan dan kontak langsung. Tidak hanya itu, yang paling utama adalah hindari kerumunan atau perkumpulan orang banyak.  

Supian juga menekankan agar masyarakat tidak membuat atau mengadakan kegiatan yang menghadirkan banyak orang. Karena, tidak ada yang tahu satupun apakah diantara perkumpulan tersebut ada yang terjangkit Covid-19. Sehingga, bisa saja menyebarkan keada masyarakat lainnya. 

"Saya minta agar masyarakat sama-sama saling menjaga. Jangan nanti setelah banyak yang terjangkit, malah pemerintah yang disalahkan," kata Supian. 

--page

Begitu juga dengan warga yang baru tiba dari luar daerah, terutama zona merah Covid-19. Agar segera melaporkan diri kepada tim Gugus Tugas Covid-19. Sehingga bisa diperiksa dan terus dipantau kesehatannya. 

"Saya minta dengan sangat bagi warga yang baru datang dari luar daerah segera lapor. Ini demi kesehatan diri sendiri dan juga orang banyak," terang Supian. 

Saat ini pemerintah sendiri terus beruaya mencegah penyebaran Covid-19 di Kotim. Jangan sampai ada satupun warga Kotim yang terjangkit.

"Mari kita berdoa bersama-sama agar tidak ada warga Kotim yang positif Covid-19. Dan wabah ini segera diangkat dan dihilangkan oleh Allah," harap Supian. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)