BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemeriksaan Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang pernah berinteraksi dengan seorang pasien positif covid-19 Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang dirawat di ruang karantina RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun terus berlanjut hingga Jumat malam, 3 April 2020.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kobar Sulkan menjelaskan sejak dilakukannya pemeriksaan usai salat Jumat hingga Pukul 17.00 WIB terdapat 18 orang yang sudah diperiksa di Masjid Islamic Center menggunakan rapid test.
"Berdasarkan pemeriksaan rapid test ke 18 OPD tersebut hasilnya negatif covid-19. Walau demikian mereka diwajibkan melakukan karantina mandiri di rumahnya masing-masing. Selain itu kondisi kesehatannya tetap dalam pemantauan Petugas Puskesmas setempat," jelas Sulkan.
Saat digelar rapid test di Islamic Center tersebut, menurut Sulkan juga dilakukan pemeriksaan terhadap 10 orang jemaah tabligh asal Pakistan yang kebetulan pernah melakukan interaksi dengan SB pasien positif covid-19.
"Dengan kesadaran sendiri Jemaah tabligh asal Pakistan tersebut meminta untuk diperiksa oleh paramedis. Syukurlah hasilnya negatif," jelas Sulkan.
--page
Juru bicara tim gugus pencegahan dan penanggulangan covid-19 Pemkab Kobar Rodi Iskandar menjelaskan malam harinya dilakukan pemeriksaan pada 21 ODP yang dikarantina di Pangkalan Lada.
"Pemeriksaan 21 OPD tersebut dilakukan di Labkesda Kobar Jalan Pangeran Antasari saat ini proses pemeriksaan rapid test masih berlangsung," jelas Rodi. (WAHYU KRIDA/B-5)








