BORNEONEWS, Buntok – Untuk memastikan ketersediaan stok kebutuhan pokok ditengah pandemi COVID-19, tim gabungan terdiri dari Pemkab Barito Selatan, DPRD, Polres dan Kodim melakukan sidak pasar. Sabtu, 4 April 2020.
Wakil Ketua I DPRD Barsel H. Moch Yusuf Kalem mengatakan, kegiatan ini menyikapi peningkatan status darurat wabah virus Corona atau COVID-19, serta antisipasi terjadinya lonjakan harga pasar jelang memasuki bulan suci Ramadan.
“Dari hasil kita turun bersama Tim hari ini, stok sembako aman dan harga kebutuhan pokok di wilayah Barsel cenderung stabil,” kata Yusuf Kalem, sapaan akrabnya.
Ia membeberkan, berdasarkan hasil sidak, harga sembako seperti beras, minyak goreng, telur cenderung masih stabil. Hanya harga gula pasir naik, karena saat ini rata-rata hampir di setiap pedagang harga jualnya mencapai angka Rp.21.000 per kg.
Terkait hal itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat khususnya di Kabupaten bersemboyan Dahani Dahanai Tuntung Tulus itu tidak perlu panik, dan kemudian melakukan aksi-aksi yang bisa menyebabkan terganggunya stabilisasi pasar, sehingga berdampak negatif pada kodusifitas kemanan di daerah.
--page
“Kami imbau kepada seluruhnya masyarakat, agar jangan panik dan melakukan aksi-aksi yang bisa menimbulkan kegaduhan dan kacaunya stabilitas harga pasar,” harap dia.
Hal itu, sambung dia, untuk menghindari terjadinya ‘panic buying’, karena dengan ketersediaan bahan pokok yang masih tergolong aman di pasaran, tidak perlu ada perilaku memborong oleh sebagian orang, agar tidak terjadi kelangkaan barang dan menyebabkan kenaikan harga di pasaran.
“Karena ketersediaan bahan pokok masih aman, jadi tidak perlu ada yang melakukan aksi panic buying,” tandas dia. (URIUTU DJAPER/m)








