BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Proses pengiriman sampel swab yang diambil dari enam Orang Dalam Pemantauan (ODP) Jamaah Tabligh yang diduga pernah berinteraksi dengan dua pasien positif Covid-19 yang sudah terkonfirmasi, Senin, 6 April 2020 sudah dikirimkan ke laboratorium Balitbangkes Surabaya.
Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun dr. Fachruddin menjelaskan sampel swab tersebut merupakan sesi kedua pengiriman sampel ke laboratorium di Surabaya.
"Sebanyak delapan sampel swab sudah terkirim pada sesi pertama dan dalam sesi kedua sebanyak enam sampel juga telah terkirim," jelas Fachruddin.
Kemudian, menurut Fachruddin saat ini sudah ada perubahan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di ruang karantina.
"Sudah ada dua PDP yang dipulangkan, lantaran hasil pemeriksaan sampel swabnya negatif. Jadi sebelumnya jumlah PDP di Kobar ada sembilan orang saat ini jumlahnya tujuh orang yang masih dikarantina," jelas Fachruddin.
Kemudian berdasarkan pantauan di website informasi covid-19 Kobar pada http://covid19.kotawaringinbaratkab.go.id/ jumlah Orang Dalam Pemantauan juga telah menurun jumlahnya. Dari sebelumnya 129 turun menjadi 127 orang. (WAHYU KRIDA/m)








