SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Seekor orangutan masuk ke wilayah perkebunan karet milik warga di Lingkae Utara, Kelurahan Kota Besi Hulu, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). 

"Seekor orangutan muncul di perkebunan karet milik warga, namun belum berhasil kami evakuasi," ujar Komandan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, Senin, 6 Maret 2020.

Sebelumnya, ia lebih dulu mendapatkan laporan dari warga. Setelah dilakukan pengecekan ke lokasi pada hari Minggu, 5 Maret 2020, ternyata benar ada seekor orangutan yang diperkirakan berumur 6 hingga 10 tahun. 

Sehingga, pihaknya memutuskan untuk melakukan pengecekan kembali pada hari ini dan berencana melakukan evakuasi. Namun setibanya di lokasi, hewan dilindungi tersebut sudah tidak ada.

"Kami sudah melakukan penyisiran di lokasi kejadian, ternyata orangutan tersebut sudah tidak ada," kata Muriansyah.

--page

Setelah itu, lanjutnya, pihaknya memutuskan untuk kembali sambil menunggu perkembangan apakah hewan dilindungi tersebut muncul kembali atau tidak. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)