BORNEONEWS, Sukamara - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda Kabupaten Sukamara mengikuti rapid test covid-19 yang dilaksanakan tim RSUD Sukamara.
"Untuk hasil rapid test forkopimda, negatif semuanya," kata Sekda Sukamara, Sutrisno, Rabu, 8 April 2020.
Meskipun hasil rapid test menunjukan negatif, namun pemeriksaan akan kembali dilakukan dalam 10 hari ke depan. Hal tersebut guna memastikan forkopimda aman dan sehat dari virus corona.
"Semuanya akan kembali kembali dites tulang. Dikhawatirkan karena kita punya antibodi yang bagus sehingga hasilnya negatif, tetapi kita mempunyai potensi untuk menularkan kepada orang lain," ujarnya.
Dia melanjutkan, sementara ini yang dilakukan rapid test hanya forkopimda. Apalagi, alat uji yang dimiliki juga terbatas.
--page
Rapid test covid-19 itu diikuti Bupati Sukamara, Windu Subagio, Wakil Bupati Sukamara, Ahmadi, Sekda Sukamara, Sutrisno, Kajari Sukamara Fajar Sukristyawan, Pabung 1014 Pangkalan Bun Mayor Inf Enggarsono, serta Kepala Dinas Kesehatan Sukamara, Amir Sapiyudin. (NORHASANAH/B-11)








