BORNEONEWS, Sukamara - Bupati Sukamara, Windu Subagio berharap agar penjahit yang di Bumi Gawi Barinjam diberdayakan untuk membuat masker.
"Saya sudah menyuruh teman-teman, coba penjahit itu diberdayakan untuk membuat masker atas arahan dan petunjuk spesifikasi yang sesuai standar kesehatan," katanya.
Saat ini sudah ada yang memulai, meski bersifat sukarela atau sumbangan dengan harga 1 pieces masker diharagai Rp 5.000.
"Saya kemarin juga sudah pesan sudah selesai dan saya bagikan juga, ada juga teman-teman relawan sifatnya meminta para penjahit untuk menjahit masker," ujarnya.
Menurutnya hal itu bentuk siaga, terlebih bila ke depannya masker yang dipesan Dinas Kesehatan Sukamara tidak dapat, sehingga salah satu alternatifnya adalah dengan memberdayakan penjahit lokal.
--page
"Tapi kalau untuk tenaga kesehatan lain, mereka khusus, kalau masyarakat kita bisa menggunakan masker yang hasil jahit seperti ini," tutur Windu.
"Mungkin juga karena dampak corona saat ini juga, mereka mungkin sedang mengalami kekurangan orderan mungkin, sehingga dengan adanya jahitan masker ini bisa sedikit meringankan mereka," tukasnya. (NORHASANAH/B-6)








