PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Spanduk bertuliskan sementara meniadakan salat Jumat akibat merebaknya virus corona atau Covid-19 terpasang di pagar depan Masjid Agung Riyadlus Shalihin, Jalan Sutan Syahrir Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

Kendati begitu, ada beberapa jemaah yang sempat datang dengan maksud melaksanakan ibadah salat Jumat. Wajah kebingungan pun terlihat. Mereka lantas saling bertanya, dimanakah ada masjid yang menggelar salat Jumat? 

"Nah, saya kurang tahu juga bang. Tadi saya dari Masjid Mujahiddin Kelurahan Mendawai sepertinya juga meniadakan sementara salat jumat," ujar salah seorang jemaah.

Jemaah lain juga tampak terlihat tergesa-gesa mengendarai motornya meninggalkan lokasi Masjid Agung untuk mencari masjid yang masih melaksanakan salat Jumat.

"Tadi saya cek Masjid Sirajul Muhtadin Pasar Indra Sari juga meniadakan sementara pelaksanaan salat Jumat. Karena itu, saya keliling saja dulu siapa tahu ketemu. Semoga masih sempat," ujar jemaah tersebut.

--page

Lantaran di Masjid Agung sementara tidak digelar salat Jumat, maka pelaksanaannya diganti menjadi salat Dzuhur. Sebelumnya, memperhatikan perkembangan terakhir penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kobar, Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kobar mengeluarkan imbauan untuk tidak melaksanakan salat Jumat, salat tarawih dan salat Id di masjid.

Surat imbauan tentang antisipasi penyebaran Covid-19 di Kobar itu dikeluarkan dan ditandatangani oleh Ketua Umum MUI Kobar M Chabib pada 4 April 2020. Dalam surat edaran tersebut, menjelaskan bahwa imbauan ini bersifat sementara sampai waktu yang tidak ditentukan atau hingga kondisi dan situasi kondusif. (WAHYU KRIDA/B-7)